[Peringatan 15+]
Interlud 3Keterasingan dari Kehidupan Sehari-Hari
─Obrolan santai saat Masa Persiapan Festival Budaya.
"Mei itu... ...eh, dia agak terlalu baik hati, ya?"
"Hah? Bukannya itu sama sekali bukan hal yang buruk?"
"Iya, memang sih. Tetapi, entah mengapa, kalau sudah sebaik itu, aku jadi merasa, 'Apa ada maksud tersembunyi di baliknya?'"
"Yah, kadang-kadang aku juga merasa, 'Wah, Mei terlalu kayak bidadari, deh...'"
"Lagipula, terlalu memaafkan kegagalan itu juga agak aneh, bukan?"
"Ah, aku juga merasa begitu. Mengapa Mei tidak kesal sedikitpun, ya?"
"Rasanya kita mau Mei tahu betapa susahnya kita, sih."
"Menyembunyikan masalah uang begitu saja, itu bukannya seenaknya sendiri..."
"Sering banget, sih, Mei suka memutuskan sendiri. Yah, tetapi pada dasarnya Mei tidak salah, jadi tidak apa-apalah."
"Rasanya, semuanya ada di telapak tangan Mei, ya."
"Hei, jangan bicara begitu dong. Memang benar Mei sudah berusaha keras."
"…Sebenarnya, aku agak kecewa, sih. Iya, memang aku tidak cocok jadi Pemimpin, bukan? Jujur saja, itu sangat berat… …tetapi aku mau Mei lebih percaya padaku, sih."
"Aku justru sebaliknya, sih… …Entah mengapa, ekspektasiku terlalu tinggi sampai kadang-kadang aku mau kabur…"
"Tetapi, kalau kamu kesulitan, Mei pasti bakalan membantumu, bukan? Kalau tidak bisa, bilang saja tidak bisa, bukan?"
"Benar juga, meskipun kita serahkan semuanya, Mei tetap dapat mengatasinya. Orang jenius itu memang luar biasa."
"Aku sudah lama merasa begini... ...memang beda sama kita, Kiyosato itu orangnya tidak biasa."
◆
─Obrolan santai sekelompok cewek.
"Hei, ada kabar! Aku dengar dari anak Kelas IX-B, Kelompok Mei dan kawan-kawan lagi kacau balau sekarang!"
"Eh, kacau balau? Kacau balau, apa ini soal percintaan!?"
"Ada kabar, loh, katanya Mitaka dan Oomori lagi berebut Mei!"
"Mustahil!? Wah, ternyata memang begitu ya!"
"Iya, tentu saja. Lagipula, itu Mei, bukan? Pasti cowok-cowok langsung tertarik pada Mei."
"Katanya, waktu Mei sedang bermasalah dengan cewek kelas sebelah, mereka berdua langsung datang menolong Mei dengan gagah!"
"Ah, kayak Putri yang dilindungi oleh cowok-cowok tampan? Jadi cewek cantik itu enak ya, seriusan."
"…Eh, kalau memang benar gitu, masalahnya bakalan banyak, deh. Padahal Mei itu kan sudah bilang kalau dia tidak ada hubungan kayak gitu dengan mereka berdua."
"Iya banget. Pada akhirnya Mei jadi sombong karena dipuja-puja oleh dua orang cowok tampan itu."
"Apa jangan-jangan Mei mau kabur diam-diam tanpa bilang ke kita…!"
"Ah, mungkin kalian merasa begitu karena kalian penggemar Mitaka-kun. Tetapi Mei pasti tidak bakalan kayak gitu, bukan?"
"Tetapi, bukannya, katanya Mei baru-baru ini pergi ke kolam renang bareng mereka? Tidak terlalu mencurigakan?"
"Ah, iya, kalau dipikir-pikir… …kita, cewek-cewek, memang tidak bakalan pernah pergi ke kolam renang bareng cowok-cowok yang tidak kita suka."
"Kalau gitu, kayaknya cuma Shinagawa yang ketinggalan. Kasihan juga sih."
"Tetapi, bukannya Miharu-chan sudah lama akrab dengan Oomori? Padahal sama cowok lainnya sama sekali tidak begitu."
"Mereka sering baca buku bareng di perpustakaan, bukan? Dulu juga ada rumor kalau mereka pacaran."
"Wah, berarti ini jadi rumit banget! Hubungan segitiga? Atau segiempat?"
"Di depan orang lain, mereka tampak kayak kelompok yang sangat akrab. Tetapi di belakang layar, ternyata hubungan mereka rumit juga, ya."
"Rasanya memang agak mengecewakan. Kayaknya mereka cuma berpura-pura akrab di permukaan saja."
"Yah, kelompok campuran cowok-cowok dan cewek-cewek memang biasanya begitu, bukan?"
◆
─Di depan ruang kelas sepulang sekolah.
"Ma-Maaf! Aku pulang dulu!"
"Hah? Me─"
"Eh?"
"─Ih, Mei berlari dengan sangat serius, ya…. Kayaknya Mei sama sekali tidak sadar akan keberadaan kita."
"…"
"Ngomong-ngomong, bagaimana nih soal camilannya… …Es krimnya gagal, ya."
"…Mungkin ini pertama kalinya aku melihat Mei seputus asa itu."
"Eh, benarkah…? Sampai segitunya karena Miharu-chan, apa sih yang sebenarnya terjadi di kelas─?"
"…Oomori, kamu?"
"Hah? …Eh, tunggu, tunggu dulu."
"…Apa jangan-jangan…?"
"Kamu sudah disalip, ya…?"
Support kami: https://trakteer.id/lintasninja/Follow Channel WhatsApp Resmi Kami: https://whatsapp.com/channel/0029VaRa6nHCsU9OAB0U370F
Baca juga:
• ImoUza Light Novel Jilid 1-11 Bahasa Indonesia
Baca juga dalam bahasa lain:
Follow Channel WhatsApp Resmi Kami: https://whatsapp.com/channel/0029VaRa6nHCsU9OAB0U370F
Baca juga:
• ImoUza Light Novel Jilid 1-11 Bahasa Indonesia
Baca juga dalam bahasa lain:
