[Peringatan 15+]
Bab ???Pilihan Percabangan Rute
─Tuk-tuk.
"Ups…"
Di atas lemari─tanpa sengaja tanganku menyentuh bingkai foto yang aku taruh di sana, sampai terjatuh.
Aku membungkuk buat memungutnya.
"Kayaknya tidak pecah... ...Wah, gawat, debu-debunya banyak sekali."
Mungkin karena jarang aku sentuh, debu tampak menumpuk di atasnya.
Yah, wajar saja, sih. Sudah lebih dari setahun sejak lulus SMP, foto itu tetap terpajang di sana.
Aku, dengan cepat, mengibaskan debu itu, lalu menatap foto di dalam bingkai itu dengan seksama.
Seingatku, ini foto saat Karyawisata Sekolah, bukan? Foto yang diambil di tempat rahasia yang cuma diketahui oleh orang-orang tertentu.
"Tetapi, aku benar-benar masih muda, ya. Dan gaya berpakaianku itu apa, sih? Terlalu lebai, deh."
Meskipun ini soal diriku sendiri, suasana yang sangat bersemangat itu terasa sekali dan benar-benar menyedihkan. Apa ya sebutannya, "Kloreksi", buat hal kayak gini?
Tetapi ya sudahlah….
Waktu itu, memang suasananya kayak gini, ya?
Lalu tiba-tiba, pandanganku tertuju pada seseorang yang ada di foto itu.
"Ngomong-ngomong… …apa kabar sekarang ya, Nagasaka?"
Sebenarnya, sudah lama sekali aku tidak menyebut nama itu. Padahal dulu sering banget aku membicarakan Nagasaka.
"Katanya Nagasaka pindah ke SMA Kyou-Nishi, ya. Sungguh luar biasa, Nagasaka berani memutuskan buat pindah dari daerah terpencil kayak gini ke lembah."
Yah, pasti rasanya canggung, sih. Lagipula, kalau aku masuk ke tempat yang sama, Nagasaka bakalan jadi kouhai-ku.
"Apa Nagasaka dapat beradaptasi dengan baik, ya? Tetapi Nagasaka memang cowok yang canggung, sih."
Nagasaka itu cowok yang pendiam, jadi kayaknya ia bakalan terisolasi lagi. Belum lagi, cuma karena statusnya sebagai siswa yang mengulang, Nagasaka pasti bakalan dikucilkan.
…Kalau dipikir-pikir, rasanya agak kasihan juga.
"Iya—benar juga."
Anggukku, lalu melihat kalender.
Tepatnya, Liburan Musim Panas sebentar lagi… ...mungkin ini saat yang tepat.
"Waktu itu, aku cuma memberikan surat dan belum sempat ketemu langsung. Setelah sekian lama, bagaimana kalau kami coba ketemuan lagi—"
(Jilid 4, Tuntas.)
Support kami: https://trakteer.id/lintasninja/Follow Channel WhatsApp Resmi Kami: https://whatsapp.com/channel/0029VaRa6nHCsU9OAB0U370F
Baca juga:
• ImoUza Light Novel Jilid 1-11 Bahasa Indonesia
Baca juga dalam bahasa lain:
Follow Channel WhatsApp Resmi Kami: https://whatsapp.com/channel/0029VaRa6nHCsU9OAB0U370F
Baca juga:
• ImoUza Light Novel Jilid 1-11 Bahasa Indonesia
Baca juga dalam bahasa lain:
