Genjitsu de Rabukome Dekinai to Dare ga Kimeta? [LN] - Belakang Panggung Jilid 4 - Lintas Ninja Translation

[Peringatan 15+]

Belakang Panggung
Pembatalan Kontrak

"Akhirnya aku menemukanmu, Kouhei..."

Di atap yang gelap gulita, aku menyapa Kouhei yang sedang melamun sambil menatap angkasa di kejauhan.

"...Dengarkan aku. Aku tahu kalau situasinya memang sulit karena ada kejadian tidak terduga, tetapi paling tidak balaslah pesanku."

Setelah menarik napas sebentar, aku bilang begitu dengan nada kesal.

─Setelah mendengar hasil Pemilihan Umum Ketua OSIS itu, aku langsung mengirim pesan pada Kouhei.

Karena sama sekali tidak ada balasan, aku pun langsung mampir ke ruang Kelas X-D, mengira Kouhei mungkin sedang bermalas-malasan lagi.

Ternyata, Tokiwa-kun menyampaikan pesan, 'Baterai ponsel pintarku habis. Nanti aku hubungi,' jadi aku pikir, 'Kalau begitu tidak apa-apa,' dan membiarkannya sebentar. Tetapi, karena respons Kouhei tetap lambat, akhirnya aku datang mencarinya kayak gini.

Ngomong-ngomong, rasanya akhir-akhir ini aku cuma sibuk mencari "Pelaku Utama" saja…. Kalau mau kabur dari polisi, itu lain cerita, tetapi kabur dari "Rekan Pelaku", apa gunanya sih?

Aku menghela napas sebelum melanjutkan.

"Lagipula kamu pasti tidak dapat langsung bertindak, jadi aku sudah menyelidiki berbagai hal terlebih dahulu. Aku dengar dari Ruang Guru, Pemilihan Umum Ketua OSIS kali ini terlalu tidak lazim, jadi akan diulang. Katanya, ada ketentuan soal persentase pemilih yang terlewatkan di dalam peraturan sekolah, dan sebagainya."

"…"

"Aku juga sudah bicara dengan Shiozaki-senpai. Memang Shiozaki-senpai tampak bingung, tetapi kayaknya ia tidak terlalu terkejut. Saat ini Shiozaki-senpai sedang menyusun strategi terkait Pemilihan Umum Ketua OSIS ulang."

"…"

"Ah iya, ini soal lain. Kayaknya Ootsuki-san terlibat masalah terkait Festival Musik, dan Hinoharu-senpai akan membantu Ootsuki-san. Aku rasa kita sudah menerima pesan RINE dengan nada 'Hal sepele kayak gini tidak akan membuatku menyerah!', apa kamu sudah lihat?"

"…"

"Hei, Kouhei…"

Melihat Kouhei yang sama sekali tidak bereaksi, aku semakin bingung.

Apa jangan-jangan… …Kouhei sedang murung lagi?

Mungkin Kouhei kehilangan kepercayaan dirinya karena sudah berusaha sekuat tenaga tetapi gagal lagi.

Kalau begitu─.

Aku kembali melangkah maju selangkah.

Lalu, tangan ini.

Kembali, aku laraskan ke punggung Kouhei—.

"—Hah, jangan dekati aku!"

—Tepat saat ujung jariku menyentuh Kouhei.

Dihentikan begitu saja, aku pun berhenti.

"Eh…?"

Terkejut, tanpa sadar Kouhei menarik tanganku kembali.

"Ah, bukan… …maaf…"

Tubuhku gemetaran kaget.

Akhirnya Kouhei menoleh, wajah itu.

Ekspresi Kouhei sangat lemah, sangat jauh berbeda dari kesan biasanya, sampai-sampai aku sempat mengira kalau itu orang lain.

"Kou-… …-hei…?"

"…!"

Mata Kouhei yang menatapku itu, tampak agak ketakutan.

Kouhei langsung memalingkan wajahnya dengan cepat, lalu berlari menuju pintu keluar.

"Hei, tunggu dulu, Kouhei! Apa yang sebenarnya—"

"Ah, tidak usah mengejarku! Biarkan aku sendirian sebentar!"

"Hah…?"

Tanpa sadar, aku pun bertanya kembali.

"Tidak, biarkan kamu sendirian, kalau begitu bagaimana dengan 'Rencana' itu─?"

"…!"

Menanggapi pertanyaanku itu.

Kouhei, tanpa menoleh ke belakang.

"─Dibatalkan!"

─Sambil meninggalkan kata-kata yang mestinya tidak pernah terucap dari mulut Kouhei.

Kouhei berlari menjauh dari tempat itu.

"…Eh?"

Aku—.

Tidak dapat mengejar punggung Kouhei.

Aku ditinggal di atap, cuma seorang diri.

"Diba-… ...-talkan…?"

Gumamku, dengan pelan.

Gumaman yang terucap dari mulutku itu—

Seakan-akan tersedot ke dalam kegelapan malam, lenyap entah ke mana.

─Lalu.

Benar-benar.

Kabar dari Kouhei sama sekali tidak ada lagi.

Liburan Musim Panas pertamaku selama masa SMA pun dimulai.

Baca-Rabudame-LN-Belakang-Panggung-Jilid-4-Bahasa-Indonesia-di-Lintas-Ninja-Translation


Follow Channel WhatsApp Resmi Kami: https://whatsapp.com/channel/0029VaRa6nHCsU9OAB0U370F

Baca juga:

• ImoUza Light Novel Jilid 1-11 Bahasa Indonesia

Baca juga dalam bahasa lain:

• Bahasa Inggris / English

←Sebelumnya           Daftar Isi          Selanjutnya→

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama