Gimai Seikatsu - Musim 1 Episode 4

 Episode 4
Apa yang Akan Terjadi pada Anak Laki-Laki Itu Setelah Mencoba Minuman Aneh Itu

Gimaiseikatsu4

Narasi:

Asamura Yuuta: [Apa tujuan dari seorang adik tiri, memberikan abang tirinya sebuah minuman energi yang mujarab?]

Intro:

<Berlatar di Ruang Tamu>

Ayase Saki: [Asamura-kun, bukankah aku telah bilang padamu untuk menaruh sepatumu dengan rapi di rak sepatu.]

Asamura Yuuta: [Ma-maaf, sudah jadi kebiasaan... Aku akan segera menaruhnya.]

Ayase Saki: [Juga, hari ini adalah giliranmu untuk membuang kantong sampah keluar... bukan? Apa kamu sudah melakukannya?]

Asamura Yuuta: [Ah...! Salahku.] [Itu terlintas di benakku...]

Ayase Saki: [Cucian juga. Segera dilipat, atau nanti akan kusut, ya?] [Apa lagi ya...]

<Berlatar di Luar Rumah>

Asamura Yuuta: (Aahh... Tinggal bersama dengan adik tiri...) (Seru sih, tetapi terkadang bisa sangat melelahkan...) (Sepertinya aku harus membaca beberapa majalah di toko serba ada, dan mengubah langkah...)

<Berlatar di Toko Serba Ada.>

Asamura Yuuta: (...Eh? Itu Ayase-san... Aku penasaran apa yang akan dia beli?) (Dia tampaknya sangat teliti dengan sekitarnya... Tidak bisa memanggilnya seperti ini, jadi aku hanya memantaunya dari kejauhan.)

Ayase Saki: [Permisi, aku pilih yang ini saja. Aku tidak perlu kantong plastik.]

Asamura Yuuta: (...Hah? Sebotol minuman energi?)

Tema Pembuka:

Asamura Yuuta: [Abang tiri yang asosial dan biasa-biasa saja.]

Ayase Saki: [Adik tiri yang tidak asyik dan terlihat seperti gyaru dari luar.]

Keduanya: [Apa yang akan terjadi jika dua kutub yang berlawanan itu bersatu menjadi adik kakak. Hari-Hari Bersama Adik Tiri (Gimai Seikatsu).]

Cerita Utama:

<Berlatar di Toko Serba Ada.>

Asamura Yuuta: (...Hah? Sebotol minuman energi?) (Belum lagi yang paling mahal yang dijual di sini.) (Aku tahu dia suka begadang karena belajar, tetapi...) (Untuk berpikir dia meminum sesuatu seperti itu....) (Aku rasa kalau dia pasti memiliki banyak stres yang terpendam, setelah aku mendadak tinggal bersama orang asing.) (Dia pasti kelelahan dan bahkan lebih dari diriku saat ini, hah...)

<Berlatar di Ruang Makan.>

Ayase Saki: [Tadi itu sangat lezat. Aku yang akan mencuci piringnya, oke?]

Asamura Yuuta: [Tidak apa-apa. Biar aku yang lakukan hari ini.]

Ayase Saki: [Benarkah? Kalau begitu... mungkin aku harus membersihkan bak mandi saja?]

Asamura Yuuta: [Biar aku saja yang lakukan itu juga! Kamu istirahat saja, Ayase-san.]

Ayase Saki: [Kalau begitu, aku terima tawaranmu itu.]

Asamura Yuuta: (Aku harus berusaha lebih keras dalam rangka mengurangi beban Ayase-san...!)

Ayase Saki: [...Kamu baik-baik saja? Aku merasa seperti kamu terburu-buru untuk menyelesaikan semuanya...]

Asamura Yuuta: [A-Aku benar-benar baik-baik saja... Yang lebih penting, apa masih ada hal lain yang bisa kulakukan?]

Ayase Saki: [Biar aku pikir-pikir dulu... Aku... tidak mengingat ada hal yang lain saat ini... Mungkin.]

Asamura Yuuta: [Aku mengerti. Kalau begitu, aku akan bersantai di kamar ya kalau kamu mencariku...]

Ayase Saki: [Tunggu sebentar.] [Ini, ambil ini.]

Asamura Yuuta: [Apakah ini... sebotol minuman energi?] [...Hah? Untukku?]

Ayase Saki: [Iya, kamu merasa sedikit sakit akhir-akhir ini, bukan? Kamu melakukan lebih banyak kesalahan dan kekeliruan dari biasanya, menurutku.] [Maka dari itu.... Aku rasa kamu mungkin hanya lelah, paham.]

Asamura Yuuta: (Jadi dia membeli minuman energi ini untukku.)

Ayase Saki: [...Mungkin seharusnya aku tidak usah membelinya? Aku tidak bermaksud untuk mengganggumu.]

Asamura Yuuta: [Tentu saja tidak.] [...Tetapi, Bukankah yang lelah itu kamu? Selalu belajar dan segalanya...]

Ayase Saki: [Bukankah ini lebih merepotkan untukmu? Lagipula kamu tiba-tiba tinggal bersama denganku, kan.] [Jadi... pasti, kamu tahu, akan melelahkan secara mental (membuat stres) bagimu...] [Bahkan sekarang kamu memperhatikanku, melakukan apapun untuk kebaikanku...] [Maka dari itu, dengan harapan agar kamu mendapatkan kembali tenagamu, aku membeli ini...]

Asamura Yuuta: (Aku mengerti... Jadi Ayase-san juga berpikiran sama denganku...)

Ayase Saki: [Jadi, apa kamu mau? Aku tidak memaksakan kamu untuk meminumnya...]

Asamura Yuuta: [Aku akan menerimanya dengan senang hati. Terima kasih banyak, Ayase-san.]

Ayase Saki: [Sama-sama.] [Jadi ayolah sini, dan teguklah.]

Asamura Yuuta: (Untuk berpikir kalau adik tiriku akan membeli ini untukku di luar pertimbanganku...) (Rasanya seperti dadaku sangat tenang sekarang...) [*Glek glek*] [Bleh, sangat pahit!] [Badanku terasa seperti terbakar... Ini sudah melebihi level tenang!?] [Ayase-san... Terbuat dari apa saja sebenarnya ini?]

Ayase Saki: [Uhmmm.... Biar aku lihat dulu...] [Darah mentah dari penyu bercangkang lunak dan ular beludak.] [Selain itu ada juga seng, selenium, magnesium, dan agrinin.] ['Mari kita bertarung pada tanggal 24', tertulis demikian.] [...Dan, siap untuk bertarung?]

Asamura Yuuta: [Bertarung.... Sejujurnya.... ini... terlalu berlebihan...] [Urgh...]

Ayase Saki: [....Hah? Dia sudah selesai dalam hitungan?] [Aku pikir ini akan menambahkan beberapa tenaga tambahan, tetapi...] [Kalau dia beristirahat sekarang, kalau begitu itulah benar-benar yang kuinginkan.... Kurasa?] [...Menerangkan jiwa dan ragamu yang kelelahan... Oke?]

Pesan Penutup:

Ayase Saki: [Terima kasih sudah menonton, pastikan untuk B*rl*ngg*n*n, ikuti kami di T**tt*r.]

Bonus:

<Berlatar di Kamar Tidur>

Ayase Saki: [Zzzz....Zzzz...Zzzz.]

Asamura Yuuta: (Waaaaaaaah!!!) (Mataku masih waspada, aku tidak bisa tidur sama sekaliiiiii....)


←Sebelumnya         Daftar Episode        Selanjutnya→

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama